Harga Emas hari ini Selasa, 21 Februari 2017

Pengaruh Suku Bunga Dolar AS Terhadap Fluktuasi Harga Emas Harian Menutup pekan kedua di bulan November, harga emas turun Rp 4.000,-. Harga emas menguat Rp 2.000,- pada pembukaan pekan ketiga menjadi Rp 595.000,- per gramnya. Namun tren positif ini tidak bertahan lama karena harga pada hari ini (15/11) kembali tertekan menyusul penguatan Dolar Amerika Serikat.  Harga emas jatuh ke level terendah dalam lima bulan terakhir ke posisi USD 1.211,00 per ounce. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor jika Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga Dolar AS pada Desember mendatang.

Berikut ini adalah Harga Emas hari ini Selasa, 21 Februari 2017
Logam Mulia Jual Beli
0.5 gram 399,750 263,500
1.0 gram 674,500 527,000
2.0 gram 1,224,000 1,054,000
2.5 gram 1,498,750 1,317,500
3.0 gram 1,773,500 1,581,000
4.0 gram 2,323,000 2,108,000
5.0 gram 2,897,500 2,635,000
10.0 gram 5,725,000 5,270,000
25.0 gram 14,037,500 13,175,000
50.0 gram 27,925,000 26,350,000
100.0 gram 55,150,000 52,700,000
250.0 gram 137,375,000 131,750,000
500.0 gram 274,750,000 263,500,000
1,000.0 gram 549,500,000 527,000,000
Last update : Selasa, 21 Februari 2017
Disclaimer:
Harga Emas hari ini di ambil secara realtime dari website indogold.com sebagai asumsi harga pasaran lokal. harga tiap pasaran per kawasan serta toko tentu berbeda bergantung masing-masing penjual. www.hargatop.id tidak bertanggung jawab atas semua kerugian yang ditimbulkan berdasarkan pemakaian data diatas.

Dilansir dari Wall Street Journal via liputan6.com, untuk pengiriman bulan Desember harga emas ditutup turun 0,2 persen menjadi USD 1.221,70. Harga emas hari ini yang mulai tertekan bukan tidak mungkin akan mengalami kemerosotan lagi jika melihat tren penguatan Dolar AS.

harga emas hari ini lokal hari ini

Fluktuasi harga emas harian yang tidak menentu sedikit banyak dipengaruhi oleh Pemilihan Umum Presiden AS minggu lalu. Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru menimbulkan optimisme atas pertumbuhan ekonomi AS di masa mendatang. Dengan demikian, investor akan mengalihkan perhatian dari investasi aman seperti logam mulia dan mulai membidik aset berisiko lainnya. Optimisme warga AS akan pertumbuhan ekonomi yang akan terus membaik berpengaruh pada peningkatan suku bunga Dolar AS. Posisi logam mulia terus terjepit dalam euforia optimisme pertumbuhan ekonomi yang dinilai semakin baik.

Informasi mengenai harga emas harian akan bermanfaat bukan hanya untuk investor tetapi juga pedagang dan pembeli emas pada umumnya. Harga emas pada hari ini akan meningkat keesokan harinya jika The Fed memutuskan untuk tidak menaikkan suku bunga AS. Harga emas harian salah satunya memang dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga Dolar AS.

Perubahan suku bunga Dolar AS hanya salah satu dari berbagai faktor yang mempengaruhi fluktuasi Harga Emas hari ini. Jika ditelusuri lebih lanjut, faktor-faktor yang menyebabkan naik turunnya harga emas di antaranya:

  1. Perubahan kurs Dolar AS

Dolar AS dan harga emas berkorelasi negatif. Naiknya kurs Dolar akan menekan harga emas, sebaliknya semakin melemahnya kurs Dolar AS mampu mendorong kenaikan harga emas dunia. Jatuhnya nilai tukar Dolar AS membuat harga emas semakin murah sehingga meningkatkan permintaan emas di pasar, terutama pada sektor industri perhiasan. Naiknya permintaan pasar inilah yang menyebabkan naiknya harga emas. Kasus yang terjadi pada dua minggu terakhir membuktikan pengaruh kurs Dolar AS terhadap harga emas harian. Suku bunga Dolar AS yang semakin menguat menekan harga emas dunia.

  1. Situasi Politik

Fluktuasi harga emas pada dua minggu pertama bulan November tahun 2016 dipengaruhi oleh situasi perpolitikan dunia, khususnya pasca terpilihnya Donal Trump sebagai presiden baru AS. Kemenangan yang tak terduga ini seketika membuat nilai tukar Dolar AS terhadap rupiah melemah. Harga tertinggi emas setelah pemilihan presiden AS mencapai Rp 595.000,- per gram. Beberapa hari setelah pilpres, suku bunga AS kembali

  1. Situasi Ekonomi

Emas sudah lama menjadi pilihan investasi aman di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Inflasi tinggi di tengah krisis ekonomi menjadikan emas alat perlindungan nilai terhadap inflasi. Kasus yang terjadi pada tahun 1980-an, inflasi di AS naik dari 4 persen menjadi 14 persen. Saat itu harga emas naik tiga kali lipat. Namun pada perkembangannya, emas tidak lagi menjadi alat lindung investasi yang efektif. Di Indonesia, misalnya, tingkat inflasi tidak dipengaruhi nilai emas. Harga emas lebih banyak dipengaruhi oleh kurs rupiah terhadap dollar.

Pertumbuhan ekonomi juga turut mempengaruhi harga emas. Pada negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi, biasanya permintaan emas akan meningkat seiring meningkatnya taraf hidup masyarakat. Emas tidak hanya menjadi kebutuhan untuk berinvestasi tetapi juga menjadi kebutuhan tersier. Permintaan pasar yang meningkat akan membuat harga emas melonjak.

  1. Suku Bunga

Harga emas yang terus berubah setiap hari juga dipengaruhi oleh nilai tukar dolar AS terhadap rupiah. Harga emas hari ini berbeda dengan harga emas kemarin dan besok. Ketika tingkat suku bunga sedang naik, deposito menjadi pilihan yang lebih menarik daripada emas. Dengan demikian, naiknya suku bunga akan menekan harga emas. Sebaliknya, harga emas naik jika suku bunga menurun.

  1. Permintaan Pasar

Faktor lain yang turut mempengaruhi harga emas harian adalah kebutuhan emas di masyarakat yang cenderung musiman. Harga emas akan meningkat menjelang hari raya seperti Idul Fitri dan Natal. Demikian pula saat Tahun Baru Cina, dimana permintaan emas sedang meningkat. Sementara itu di Arab Harga Emas hari ini menurun pada bulan Ramadhan.

  1. Kenaikan Harga Minyak Dunia

Harga minyak dunia juga berpengaruh terhadap harga emas. Jika harga minyak dunia naik secara signifikan, harga emas akan ikut naik. Dampaknya memang tidak terjadi seketika seperti pada bahan makanan dan kebutuhan pokok. Secara perlahan tapi pasti harga emas akan naik seiring dengan melonjaknya harga minyak. Seperti yang terjadi ketika Amerika menyerang Irak yang merupakan negara penghasil minyak, harga minyak melonjak tajam yang diikuti kenaikan harga emas.

Dibandingkan dengan investasi lainnya, emas dinilai pelindung harta yang lebih aman. Meskipun demikian, berinvestasi emas harus diimbangi dengan pengetahuan yang cukup mengenai seluk beluk harga emas serta keuntungan dan kerugian berinvestasi emas. Sebagai contoh ketika harga emas sedang menurun saat ini, kita bisa mengalihkan investasi pada deposito berjangka dan tabungan rupiah. Tetapi masyarakat pada umumnya justru memilih untuk membeli emas dengan harapan bisa menjual kembali dengan harga yang lebih tinggi saat harga emas naik. Dengan demikian, keuntungan dapat diperoleh dari membeli emas di saat harganya sedang menurun.

Related Posts