Home » Harga Emas » Harga emas dunia hari ini

Harga emas dunia hari ini Selasa, 17 Oktober 2017

HARGA EMAS DUNIA: PATOKAN HARGA EMAS DI SELURUH DUNIA Emas merupakan salah satu logam mulia yang sangat tinggi nilainya. Emas bahkan menjadi patokan mata uang dunia. Karena nilainya yang menjanjikan, emas menjadi alat investasi favorit bagi semua kalangan. Mulai dari masyarakat kelas bawah hingga menengah ke atas. Emas tidak hanya menjadi investasi individual saja. Banyak negara-negara di dunia yang memiliki cadangan emas. Emas sering menjadi standar nilai mata uang di dunia.

Berikut ini adalah Harga emas dunia hari ini Selasa, 17 Oktober 2017

 

Harga Emas Internasional Per Gram dari KITCO
Update : 2017-10-17 18:30:01

MATA UANG HARGA (per gram)
USD 41,42
IDR 559.392,00 
Last update : Selasa, 17 Oktober 2017

Harga emas dunia sendiri cenderung fluktuatif dan naik turun. Salah satu faktor terbesar yang menjadi latar belakang penyebab turunnya harga emas adalah pergerakan dan kebijakan yang dilakukan oleh bank-bank besar di seluruh dunia. Misalnya saja, jika nilai Dolar menguat maka harga emas akan seketika itu juga turun. Contoh lain adalah turunnya harga emas yang disebabkan kenaikan harga dolar dan rencana kebijakan yang akan diberlakukan oleh European Central Bank (Bank Sentral Eropa). Dolar menguat setelah Bank Sentral Eropa memutuskan untuk mengurangi program pembelian surat utang. Kebijakan ini memberikan angin segar dan optimisme akan menguatnya ekonomi Eropa. Optimisme pasar ini membuat The Fed menaikkan suku bunga dolar Amerika yang berimbas pada kenaikan harga dolar. Ketika perekonomian menguat, investor biasanya akan mengalihkan investasinya ke dalam uang sehingga berakibat pada menurunnya permintaan emas di pasar. Turunnya permintaan emas berdampak langsung pada penurunan harga emas dunia. Harga Emas Batangan hari ini

Grafik Pergerakan Harga Emas Dunia

Tidak dapat dipungkiri bahwa harga emas dunia memang sangat tergantung pada The Fed, dan tidak sebaliknya. Jika Federal Reverse atau The Fed berencana menaikkan suku bunganya, maka harga emas dunia dapat dipastikan diambang krisis. Hal yang umum terjadi adalah, orang-orang banyak menjual emasnya walaupun The Fed baru sebatas mengumumkan rencana menaikkan suku bunga dolar Amerika.

Faktor-faktor berikut dapat mempengaruhi naik turunnya harga emas dunia

  1. Krisis global

Kenaikan harga emas sering kali disebabkan oleh krisis yang terjadi di dunia. Hal ini dikarenakan banyak orang menjadi kurang percaya pada pemerintah atau keadaan pasar global yang sering disebut dengan krisis komoditas. Beberapa peristiwa yang terjadi di dunia biasanya dapat berdampak pada harga emas, karena emas dipandang sebagai penyelamat disaat terjadinya pergolakan ekonomi ataupun politik.

  1. Inflasi

Hal lain yang mempengaruhi harga emas adalah inflasi dan devaluasi mata uang. Beberapa investor akan berpikir ulang untuk membeli emas jika harga uang kertas mereka turun.

  1. Nilai mata uang dolar Amerika Serikat

Dolar Amerika Serikat masih menjadi mata uang cadangan dominan di dunia dan menjadikan dolar AS sebagai mata uang utama dalam perdagangan internasional. Jadi, ketika dolar menguat maka harga emas akan melemah, dan begitu pula sebaliknya. Jika dolar AS melemah maka harga emas akan melonjak.

  1. Ketidakstabilan Bank Central

Setiap negara, utamanya negara-negara maju dan berkembang, pasti memiliki bank sentral masing-masing. Misalnya saja European Central Bank (Bank Sentral Eropa), Bank of Japan, atau Swiss National Bank ( Bank Nasional Swiss). Keadaan ekonomi yang tidak teratur membuat emas menjadi barang yang menjanjikan untuk investasi. Jadi semua orang berusaha untuk mendapatkan emas dan membuat uang kertas mengalami ketidakpastian.

  1. Suku Bunga

Emas memang tidak berkaitan langsung dengan bunga bank, seperti obligasi atau rekening tabungan. Namun kenaikan harga emas seringkali membuat penurunan suku bunga. Dan ketika suku bunga meningkat, maka harga emas bisa menurun.

  1. Perhiasan dan industri

Emas bukan hanya berharga sebagai barang investasi, emas juga sering digunakan untuk perhiasan dan industri. Lebih dari setengah permintaan emas mengacu pada perhiasan. Umumnya permintaan tersebut banyak berasal dari Cina, Amerika Serikat, India, dan beberapa negara dengan permintaan terbanyak. Misalnya saja seperti India, emas masih menjadi mata uang, kekayaan, dan sebuah hadiah penting. Selain perhiasan, 12 persen permintaan emas digunakan untuk industri. Misalnya saja digunakan untuk perangkat elektronik, komputer, perangkat medis, dan lain sebagainya.

  1. Produksi emas

Jumlah produksi emas tidak sebanding dengan kebutuhan emas dunia. Dengan kata lain, kebutuhan emas dunia jauh lebih besar dari yang mampu dihasilkan oleh produsen emas di berbagai belahan dunia. Produksi emas per tahun diperkirakan sekitar 2500 metric ton, dibandingkan dengan 165.000 metric ton perkiraan untuk memasok kebutuhan emas di seluruh dunia. Hal itu tentu saja akan mempengaruhi persediaan emas. Selain itu biaya produksi juga dapat mempengaruhi harga emas di dunia.

  1. Demand vs supply

Pasokan emas dan permintaan terhadap emas sudah pasti akan mempengaruhi harga emas itu sendiri. Jika permintaan terhadap emas meningkat maka harga emas akan ikut naik, tetapi jika permintaan menurun sedangkan persediaan emas cukup banyak maka harga emas akan cenderung anjlok.

Harga emas dunia tidak hanya dipengaruhi oleh dolar Amerika Serikat saja, tetapi juga dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya. Harga emas dunia menjadi patokan harga emas secara umum, sehingga perubahan harga emas harus diperhatikan secara real-time atau terus menerus. Dalam satu hari saja harga emas dunia dapat berubah-ubah. Misalnya saja suku bunga The Fed rendah di pagi hari, secara otomatis akan berdampak positif pada transaksi emas pada hari itu. Namun jika The Fed menutup hari dengan kenaikan suku bunga dolar AS, maka dapat dipastikan harga emas akan anjlok keesokan harinya.

Logam mulia emas memang sangat bernilai dan menjanjikan untuk investasi. Namun yang perlu diingat, Anda harus memahami betul seluk beluk harga emas dunia sebelum memastikan untuk berinvestasi.