Menu

Harga Kalung Emas hari ini Selasa, 15 Oktober 2019

Harga Kalung Emas dan SEJARAH PANJANG KALUNG EMAS Kalung merupakan jenis perhiasan atau aksesoris yang dikenakan di leher. Kalung hadir dalam bermacam-macam jenis dan desain. Misalnya saja kalung rantai, kalung manik, dan kalung mutiara. Kalung umumnya digandengkan dengan liontin untuk mempermanis tampilannya. Seperti halnya kalung, liontin juga hadir dalam berbagai jenis seperti liontin berbentuk batu permata, batu mulia, logam emas, berlian, dan masih banyak lagi. Kalung juga tersedia dalam berbagai ukuran panjang, tergantung selera pemakai masing-masing.

Berikut ini adalah Harga Kalung Emas hari ini Selasa, 15 Oktober 2019
Kadar Jual Beli
1 Karat 82,003 0
2 Karat 110,087 2,247
3 Karat 138,170 30,330
4 Karat 166,253 58,413
5 Karat 194,337 86,497
6 Karat 222,420 114,580
7 Karat 250,503 142,663
8 Karat 278,587 170,747
9 Karat 306,670 198,830
10 Karat 334,753 226,913
11 Karat 362,837 254,997
12 Karat 390,920 283,080
13 Karat 419,003 311,163
14 Karat 447,087 339,247
15 Karat 475,170 367,330
16 Karat 503,253 395,413
17 Karat 531,337 423,497
18 Karat 559,420 451,580
19 Karat 587,503 479,663
20 Karat 615,587 507,747
21 Karat 643,670 535,830
22 Karat 671,753 563,913
23 Karat 699,837 591,997
24 Karat 727,920 620,080
Last update : Selasa, 15 Oktober 2019

Kalung sebagai perhiasan dan aksesoris memiliki sejarah yang panjang. Kalung sudah ada sejak zaman Celtic Kuno, dimana kalung khas masa ini terbuat dari logam berbentuk bengkok seperti bulan sabit yang ditemukan di Skotlandia dan Irlandia sekitar tahun 1800-1500 SM. Kalung memang memiliki ciri khas masing-masing sesuai dengan masanya.

Pada abad ke-18 kalung baru disahkan sebagai perhiasan untuk wanita, bersamaan dengan bros, anting, gelang, dan liontin. Sedangkan pada abd ke-20, perhiasan kalung mulai digunakan sebagai aksesoris gaun yang dipakai ke acar pesta. Bahan dasar pembuatan kalung pun makin berkembang, yakni dengan menggunakan campuran plastik dan beberapa bahan lain dengan menggunakan teknologi baru dan dapat diproduksi secara massal.

Pada akhir abad ke-20, kalung mulai menjadi sebuah aksesoris fashion. Kalung banyak digunakan sebagai pemanis pakaian yang dikenakan wanita. Kalung yang dipakai pun juga beragam, mulai dari kalung berlian, kalung emas, ataupun kalung muitara. Kalung berlian adalah salah satu jenis kalung yang tergolong mahal dan menjadi simbol keglamoran, kekayaan, dan prestise bahkan hingga sampai saat ini. lihat juga Harga Emas Kadar 70 hari ini

Kalung dapat dibedakan jenisnya berdasarkan model rantai yang menjadi dasar rangkaiannya. Jenis rantai kalung dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok besar yakni Rantai Klasik, Rantai Tekstural dan Rantai Sleek.

  1. Rantai Klasik
  • Rantai Cable

Cable adalah bahasa latin Perancis dari kata capitulum (tali) dan cepere (mengambil). Jenis rantai ini merupakan rantai kalung yang klasik dan populer. Rantai kalung klasik ini berbentuk oval dengan berbagai ukuran

  • Rantai Rolo

Rantai ini berbentuk bulatan yang saling terkait hingga membentuk sebuah rantai. Rolo hampir mirip dengan rantai cable, namun rolo sedikit lebih kompleks pada bagian tautannya. Rantai rolo pun hadir dalam berbagai ukuran, besar dan kecil, tergantung selera si pemakainya.

  • Rantai Curb

Curb berasal dari bahasa Inggris yang berarti potongan sebuah kayu. Rantai curb berbentuk melengkung pada bagian pengaitnya. Penghubung antar rantai dibuat lebih pipih atau gepeng.

  • Rantai Figaro

Rantai figaro adalah modifikasi dari rantai curb. Perbedaannya terletak pada penghubung rantainya yang lebih variatif. Figaro sendiri berasal dari bahasa Italia.

  1. Rantai Tekstural
  • Rantai Popcorn

Rantai ini memiliki tekstur yang lebih ringan dengan bentuk seperti manik-manik dan pengait yang lebih cembung. Rantai bentuk ini memiliki tampilan yang menggembung dan bengkak seperti pop corn.

  • Rantai Rope

Rantai jenis rope memiliki pengait yang dibut seperti pelintir dengan pola yang mirip sebuah tali. Rantai ini termasuk jenis rantai yang populer.

  • Rantai bead

Rantai model ini dibuat seperti bentuk bola-bola dengan pengait yang sangat kecil berbentuk seperti garis.

  1. Rantai Sleek
  • Rantai Omega

Omega berasal dari bahasa Yunani yang artinya besar. Rantai omega dibuat dengan tekstur berkerut dan sedikit lebih kaku.

  • Rantai Snake

Rantai ini terlihat seperti potongan bergelombang yang saling terkait satu sama lainnya. Pola rantai ini terlihat seperti model zig zag namun lebih lembut.

Kalung Emas Putih dan Kalung Emas Kuning

Kalung ternyata telah digunakan sejak zama dahulu kala. Oleh karena itu kalung mempunyai sejarah panjang, bukan hanya sebagai perhiasan tetapi juga simbol status sosial. Di zaman modern ini, kalung bisa dimiliki oleh semua kalangan. Mulai dari ekonomi rendah hingga menengah ke atas. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kalung masih menjadi simbol status sosial pemakainya. Semakin mewah kalung yang dipakai maka semakin tinggi pula status sosial seseorang.

Untuk memenuhi selera pasar yang beragam, kalung diciptakan dengan berbagai jenis rantai, model, bahkan liontin. Kalung emas juga diproduksi dalam warna putih dan kuning. Harga kalung emas pun bervariasi, ditentukan oleh beberapa faktor seperti: warna emas, berat kalung emas, dan harga emas yang berlaku pada saat itu. Harga kalung emas putih relatif lebih mahal dari harga kalung emas kuning. Hal ini disebabkan harga emas putih yang memang lebih mahal dari harga emas kuning.

Lalu mengapa harga kalung emas putih lebih mahal? Ditentukan oleh campuran logam yang dipakai. Pada kalung emas kuning, campuran logam yang dipakai untuk membentuk emas adalah tembaga yang harganya relatif rendah. Campuran tembaga tidak menghilangkan warna asli emas, sehingga kalung emas tetap berwarna kuning. Sementara itu kalung emas putih dicampuri dengan logam nikel, platinum, atau palladium. Harga ketiga jenis logam ini lebih mahal dari tembaga. Hanya saja kini nikel sudah jarang digunakan sebagai campuran karena rentan menimbulkan alergi pada pemakainya. Campuran pada emas putih tidak berhenti disitu. Untuk mendapatkan kilau putih yang sempurna, kalung emas biasanya dipoles dengan logam Rhodium, yang harganya juga mahal.

Mengingat proses produksi yang lebih rumit dan membutuhkan lapisan logam yang lebih banyak, maka dari itu harga kalung emas putih lebih mahal dari harga kalung emas putih. Membeli kalung emas dapat dilakukan oleh siapa saja. Pembeli tinggal menyesuaikan budget yang dimiliki dengan perhiasan yang diinginkan.